Meski Juara, Pemain Bayern Tanpa Bonus
BERITA BOLA

Meski Juara, Pemain Bayern Tanpa Bonus

Borussia Dortmund dilaporkan merugi lebih dari 700 miliar rupiah.

Perayaan gelar juara Bundesliga 2019/20 yang dilakoni Bayern Muenchen di lapangan Volkswagen Arena, Sabtu (27/6), sangat sederhana.

Kapten tim, Manuel Neuer, mengambil sendiri The Meisterschale yang kemudian bersama-sama pemain Die Bayern lainnya, serta jajaran staf klub saling bergantian mengangkat trofi yang juga disebut sebagai Salatschussel seberat 5,5 kg tersebut. Para petinggi klub yang duduk di tribun juga ikut melakukan perayaan.

Meski menjalani musim yang luar biasa di tengah pandemi global, para pemain Muenchen sepertinya tidak akan mendapatkan bonus. Tidak terlalu mengejutkan memang. Begitu laporan baru dari Bild+. CEO klub, Karl-Heinz Rummenigge, dan Jan-Christian Dreesen, disebut telah membuat keputusan untuk tidak memberikan sisa hasil usaha kepada karyawan.

Selanjutnya, dewan direksi yang akan menjelaskan keputusan ini. Bonus ini selalu diberikan kepada karyawan dalam tujuh musim sebelumnya. Bahkan saat meraih treble di tahun 2013, jumlah yang dibayarkan jauh lebih tinggi, termasuk saat meraih gelar ganda di tahun 2014 dan 2016.

Apakah akan terjadi penolakan? Jika melihat aksi sebelumnya, hampir sama sekali tidak terjadi protes saat keputusan pemotongan gaji pemain, bahkan mereka kemudian beramai-ramai menggalang dana untuk disumbangkan dalam penanganan COVID-19, kehilangan bonus sepertinya akan diterima karyawan.

Imbas pandemi memang mengerikan. Borussia Dortmund dilaporkan merugi 700 miliar rupiah lebih. Geisterspiele atau pertandingan tertutup menjadi penyebab utama. Tidak ada pemasukan dari penjualan tiket penonton.’