BERITA BOLA

Menpora Bantu Timnas Indonesia Soal Lapangan

Tim Indonesia U19 membutuhkan lapangan untuk menggelar pemusatan latihan sebagai persiapan Piala Dunia U20 2021. PSSI pun meminta bantuan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, untuk penggunaan Lapangan ABC di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Federasi sebelumnya melalui pelaksana tugas (plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, bersama Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, sudah menghadap Sekretaris Menpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto. PSSI menyampaikan apa yang mereka butuhkan sebagai persiapan Piala Dunia.

Amali mengatakan, pihaknya tetap akan membantu PSSI untuk mendapatkan lapangan latihan bagi Timnas Indonesia. Terlebih, latihan Indonesia U19 merupakan kepentingan negara agar bisa berprestasi di Piala Dunia U20 2021.

Oleh karena itu, PSSI berharap Lapangan ABC dan Stadion Madya bisa digunakan sebagai lapangan latihan tanpa harus melalui proses penyewaan mulai Juli hingga gelaran Piala Dunia.

Kemenpora mendukung kebutuhan induk federasi sepak bola tertinggi di tanah air tersebut. Akan tetapi Amali tak bisa memutuskan karena bukan dalam ranahnya. Kewenangan tetap berada di Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK).

“Lapangan ABC ini bukan di bawah kewenangan kami. Tapi PPK GBK. Jadi yang bisa kami sampaikan adalah menyampaikan ke sana. Soal kebijakannya bagaimana ya di sana (PPK GBK), bukan di bawah kami,” kata Amali di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Di sisi lain, Amali mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui di mana tepat lokasi pelatnas yang akan mereka gulirkan pada awal Juli tersebut. “Tapi atas permintaan itu tentu sebagai pemerintah ya kami bantu. Kami bantu ngobrol ke PPK GBK” jelas Amali yang berasal dari Gorontalo itu.

“Kami akan sampaikan bahwa ada permintaan tersebut. Mereka (PSSI) juga akan menyampaikan kebutuhannya. Tetapi sekali lagi kewenangannya ada di PPK GBK,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Direktur Utama PPK GBK, Winarto, mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada permintaan untuk penggunaan tempat latihan di kawasannya. “Belum (ada permintaan penggunaan dari PSSI),” jelas Winarto secara singkat.

Saat ini Indonesia U19 masih melakukan pemusatan latihan secara virtual sejak 14 Mei. Harusnya latihan virtual berakhir pada 15 Juni. Akan tetapi, belum hadirnya Shin Tae-yong membuat latihan tersebut diperpanjang hingga sang pelatih tiba di Indonesia.

“TC diperpanjang dan sampai kapannya kami belum tahu. Kami menunggu arahan dari coach Shin Tae-yong saja karena posisi kami benar-benar menunggu arahan,” ungkap asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto kepada SuperSoccer, Selasa (16/6/2020).