Klopp Tak Ingin Liverpool Berhenti Menang
BERITA BOLA

Klopp Tak Ingin Liverpool Berhenti Menang

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, ungkap tuntutannya terhadap Sadio Mane dkk. di sisa musim 2019/20. Sekalipun jika skuad beralias The Reds sudah mengunci gelar Premier League.

Premier League diatur untuk bisa kembali bergulir pada 17 Juni. Dengan begitu Liverpool pun bisa kembali menjalankan misi mengakhiri penantian 30 tahun mereka, yakni dengan menjadi kampiun liga Inggris.

Dengan raihan 82 poin, The Reds sudah unggul 25 angka dari pesaing terdekat Manchester City di puncak klasemen. Secara matematis, mereka hanya butuh dua kemenangan lagi guna dapat mengangkat trofi musim ini.

Bahkan, Liverpool juga memungkinkan mengunci gelar tersebut di laga pertama setelah jeda akibat pandemi virus corona. Syaratnya, skuad besutan Pep Guardiola mengalami kekalahan dari Arsenal, sedangkan Liverpool memenangi derbi Merseyside kontra Everton.

Kendati demikian, Klopp tak ingin anak asuhnya dihinggapi kepercayaan diri berlebihan. Bahkan, jika memang sudah menjadi kampiun musim ini. Ia menargetkan Mohamed Salah dkk. mampu menyapu bersih semua poin tersisa.

“Kami menyadari bahwa belum bisa mengunci gelar juara meski sudah dekat. Masih ada 27 poin tersisa dan kami akan berusaha maksimal untuk memperoleh semuanya,” kata Klopp dikutip dari BBC.

“Kami belum menjadi juara. Kami masih harus memainkan pertandingan dan memenanginya. Kami tak ingin berhenti menang setelah dua laga. Hasil tidak didapat dengan sendirinya, kami masih harus kerja keras,” lanjutnya.

Pemain Premier League dapat kembali berlatih secara kompetitif sejak pekan lalu. Termasuk melakukan kontak fisik jika diperlukan.

Protokol kesehatan dan tes COVID-19 juga tetap rutin dilakukan guna meminimalisir potensi terjadi penyebaran virus itu di lapangan. Langkah-langkah maju guna menjalankan lagi kompetisi pun disambut baik oleh Klopp.

“Sungguh, ini luar biasa dan saya begitu merindukan sepak bola. Sepak bola memang bukan hal terpenting dalam hidup, tapi inilah gairah saya,” imbuh mantan pelatih Borussia Dortmund itu