Ancaman Nyata Wolverhampton Wanderers
BERITA BOLA

Ancaman Nyata Wolverhampton Wanderers

Kala Premier League berlanjut pekan depan, rasanya tak ada tim yang ingin menghadapi Wolverhampton Wanderers. Tampil luar biasa sepanjang musim dan kerap kali “membunuh” personil Big Six, performa tak jauh berbeda diyakini mampu mereka tampilkan di sisa kompetisi.

Tim pertama yang akan bersua Diogo Jota cs. ialah West Ham United. Laga yang mentas di London Stadium (20/6) itu akan kembali ditargetkan sang tamu untuk memuluskan jalan mereka meraih satu tempat di zona Liga Champions.

Selain di liga, Wolves juga masih berpartisipasi di Europa League. Mereka akan menjamu Olympiakos di Molineux Stadium dalam leg kedua babak 16 besar. Peluang Wolves cukup terbuka lantaran agregat 1-1 membuat mereka unggul agresivitas gol tandang. Jadi, sebuah trofi dan satu pos Liga Champions musim depan menjadi prestasi terbaik yang bisa dicapai musim ini.

Sang arsitek, Nuno Espirito Santo, patut mendapat apresiasi usai menyulap skuad Wolves menjadi mesin pembunuh yang tidak takut pada siapa pun. The Wanderers menunjukkan bahwa mereka adalah satu unit yang terkoodinir dengan baik dan penuh disiplin. Satu senjata utama mereka ialah kecepatan dalam melakukan serangan balik, yang membuatnya amat mematikan. Dari segi pertahanan, mereka juga kokoh.

Armada Santo kini bertengger di posisi enam klasemen sementara, dengan koleksi 43 poin. Dalam 29 laga, mereka hanya menelan enam kekalahan. Laga pertama kontra West Ham jadi kesempatan emas untuk memulai kembali kompetisi dengan raihan poin penuh.

Raul Jimenez dan Jota menjadi tumpuan di lini depan. Dengan raihan sementara masing-masing 16 dan 12 gol, kombinasi keduanya ditambah sokongan daya gedor Adama Traore dan Ruben Neves, menjadi jaminan start positif bagi Wolves.

Apalagi, beberapa laga awal dinilai menguntungkan mereka. Usai melawat ke markas West Ham, Wolves akan menjamu Bournemouth di Molineux Stadium. The Cherries, yang kini terjerembab di tiga terbawah klasemen sementara, juga diprediksi dapat diatasi tanpe kesulitan berarti.

Dua hari berselang, mereka melanjutkan perjalanan ke markas Aston Villa, yang juga penghuni zona degradasi. Menurut saya pribadi, sembilan poin di tiga laga pertama amat mungkin diraih.

Saya sendiri adalah pengagum kegigihan Wolves di atas lapangan. Secara tradisi, mereka juga merupakan klub dengan sejarah panjang. Rasanya luar biasa melihat Wolves mampu bersaing di papan atas kasta tertinggi sepak bola Inggris. Sekali lagi, satu tempat di Liga Champions musim depan adalah pencapaian hebat jika mampu diwujudkan di akhir musim!